Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan

7 September 2012

Seperti Apa Angin Duduk

Istilah angin duduk digunakan untuk menggambarkan gejala nyeri dada seperti rasa ditekan, keluar keringat dingin, perut kembung, ulu hati seperti ditusuk-tusuk sehingga menimbulkan rasa mual, dan dianggap lebih parah dari masuk angin biasa.
Langkah yang umum dilakukan adalah dengan minum larutan tolak angin, menggosokkan balsam, atau melakukan kerokan di bagian tubuh yang dirasa sakit. Namun, bisa saja 30 menit kemudian penderita meninggal dunia.
"Itu terjadi pada suami saya. Sehari sebelum meninggal, dia masih mengajak anak-anak bersepeda. Sorenya, mencuci mobil di halaman depan. Esok paginya, dia sehat bugar ketika berangkat kerja."
"Menjelang siang, dia telepon dan mengaku nyeri dada disertai berkeringat gede-gede. Ketika teman kantor mengajaknya makan siang, mereka mendapati suami saya sudah tertelungkup ke atas meja dan tidak bernapas lagi."
"Sebelumnya, dia memang sering mengeluh nyeri di bagian bawah dada. Begitu dikerok, sembuh, makanya kami menduga itu adalah angin duduk," cerita Mercy Sinambela, 38 tahun.
Di dalam dunia medis, istilah angin duduk mengarah pada penyakit jantung yang disebut Sindroma Koroner Akut (SKA). SKA adalah salah satu manifestasi klinis dari Penyakit Jantung Koroner (PJK) yang utama dan paling sering mengakibatkan kematian.
Gejala awalnya berupa nyeri dada yang disebut angina pectoris, yaitu suatu sindrom klinis berupa serangan nyeri dada. Sejauh ini, penderitanya lebih banyak orang dewasa - terutama pria - yang tidak menjalankan pola atau gaya hidup sehat.
"Kasus yang paling banyak terjadi adalah pasien tidak cepat memeriksakan diri meski sudah mengalami gejala-gejala tadi. Jadi jika Anda tiba-tiba merasa nyeri dada, sebaiknya tidak melakukan aktivitas fisik apa pun termasuk melakukan hubungan seksual. Secepatnya pergi ke rumah sakit untuk ditangani oleh ahli jantung atau dokter bagian kardiovaskular," saran dokter Femmy Nurul Akbar, SpPD yang ditemui disela-sela tugas prakteknya sebagai Spesialis Penyakit Dalam di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan.
Angina terjadi saat istirahat dan terus menerus, biasanya lebih dari 15 menit. Angina mengalami peningkatan dengan semakin lama waktu nyerinya atau lebih mudah tercetus.
Melalui sebuah jurnalnya, Guru Besar Bidang Ilmu Penyakit Dalam FKUI, Prof. DR. dr. Teguh Santoso, SpPD, menyarakan agar pasien segera mendapatkan pertolongan tidak lewat dari 15 menit setelah serangan nyeri pertama.
Variasi rasa nyerinya, menurut Profesor Teguh, dada seperti ditekan, diremas-remas yang rasanya menjalar ke leher dan lengan, atau merasa terbakar dengan sesak napas dan keringat dingin. Keluhan dapat merambat ke kedua rahang gigi, bahu, serta punggung. Lebih spesifik, ada juga yang disertai kembung pada ulu hati seperti maag.
Sumber masalah sesungguhnya hanya terletak pada penyempitan pembuluh darah jantung (vasokonstriksi). Penyempitan tersebut menyebabkan sebagian jantung tidak mendapat oksigen dan nutrisi yang cukup, sehingga pasokan darah ke jantung pun tidak seimbang. Kondisi ini akhirnya mengakibatkan kerusakan pada otot jantung yang dapat menyebabkan kematian.
Prof. Teguh mengatakan, satu-satunya pencegahan yang dapat dilakukan hanyalah melonggarkan sumbatan yang terjadi, yaitu dengan memberikan obat antiplatelet (sel pembeku darah) dan anti koagulan. Atau mengantisipasi ketidakseimbangan suplai oksigen dan kebutuhan oksigen ke jantung dengan nitat, betabloker, dan kalsium antagonis.
"Obat antiplatelet yang paling murah dan gampang, ya aspirin. Selain bermanfaat sebagai pertolongan pertama mengatasi nyeri, obat ini juga untuk melonggarkan kembali pembuluh darah yang tersumbat. Kalau berdasarkan hasil diagnosa dokter Anda menderita gangguan jantung, sebaiknya membawa tablet antiplatelet ke manapun Anda pergi, sebagai pertolongan awal sebelum ke rumah sakit. Berikutnya, ikuti semua saran dokter dalam hal pengobatan medis dan pola hidup sehat. Kesembuhan Anda, tergantung pada kepatuhan Anda pada dokter yang menangani," tegas dokter Femmy. (ib)
(Majalah Good Housekeeping Indonesia, edisi Maret 2011)

6 September 2012

Tips Hidup Sehat

"Secangkir penuh susu kedelai dicampur dengan satu sendok madu yang diminum setiap malam dapat menjadi solusi penyembuhan penyakit saraf. Ini menyehatkan sistem saraf karena kaya konsentrat lesitin, vitamin B1 dan asam glutamat. "

2 September 2012

Kebaikan Seks Dalam Kesehatan



1.    SEKS dapat membuat seorang wanita Bahagia
Berbagai kandungan dalam Air Mani dapat mengubah suasana hati. Penelitian yang dilakukan para peneliti dari State University of New York dan University of Liverpool menunjukkan bahwa wanita yang aktif secara seksual dan jarang menggunakan kondom lebih sedikit mengalami Depresi dibandingkan dengan Wanita yang selalu atau biasanya menggunakan kondom.
2.    SEKS dapat mencegah terkena Flu :
Pasangan yang melakukan hubungan satu sampai dua kali dalam seminggu memiliki kadar imunoglobin A atau IgA. Antibodi IgA ini dapat melindungi diri dari infeksi dan cuaca dingin penyebab flu. Penelitian ini dilakukan oleh ilmuwan di Wilkes University di Wilkes Barre, Pennsylvania.
3.    SEKS dapat mengurangi resiko KANKER PROSTAT :
Semakin sering seorang Pria ber-ejakulasi dalam sebulan menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal American Medical Association maka semakin kecil resikonya di diagnose KANKER PROSTAT
4.    SEKS dapat membantu mengurangi kelebihan BERAT BADAN :
Aktivitas seks dapat menghasilkan hormon yang baik, seperti : ENDORFIN dan OKSITOSIN. Otak akan merasa puas dan berhenti mengirim sinyal untuk makan ketika melakukan hubungan seks. Penelitian oleh Harvard Medical School aktivitas SEKS RINGAN sampai SEKS SEDANG sama halnya dengan melakukan OLAHRAGA yang mampu membakar lemak. Kalori yang mampu di bakar ketika melakukan hubungan seks : 85 kalori s.d 250 kalori.
5.    SEKS mengurangi tingkat kematian :
Penelitian dari Harvard Medical School menemukan, pria yang melakukan orgasme tiga kali atau lebih dalam seminggu dilaporkan memiliki kesempatan 50% lebih rendah dari bahaya kematian. 

(Sumber : kompas.com)

23 Agustus 2012

Kuning Telur Mampu Rusak Pembuluh Darah

Kuning telur yang kaya akan nutrisi, ternyata jika dikonsumsi secara rutin mempunyai efek buruk bagi kesehatan jantung. Peneliti menemukan bahwa mengonsumsi kuning telur dapat mempercepat penyakit arteri koroner atau aterosklerosis.
Dalam sebuah penelitian di London Health Science Center University Hospital, dijelaskan, kuning telur pada akhirnya merusak pembuluh darah. Karena kolesterol pada kuning telur dapat menyumbat arteri karotis yang menyuplai darah ke area leher dan kepala.
Menurut David Spence, ahli neurologi dari Western Ontario University, Kanada, yang merupakan bagian dari tim peneliti, ini bisa meningkatkan risiko terjadinya stroke. Riset Spence dan timnya mengumpulkan sekitar 1.200 responden, perempuan dan laki-laki dengan usia rata-rata 61,5 tahun, yang terkait penyakit jantung. Peneliti menggunakan ultrasound untuk mendeteksi jumlah plak di dalam arteri responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi satu butir kuning telur per hari sudah melebihi batas asupan kolesterol harian yang dianjurkan.
"Maka orang yang mengonsumsi lebih dari tiga butir telur atau lebih dalam seminggu menumpuk kolesterol dalam pembuluh darahnya, sementara tingginya asupan kolesterol meningkatkan pula risiko gangguan kardiovaskular," ungkap Spence.Ia menambahkan, efek  konsumsi kuning telur dari waktu ke waktu pada peningkatan plak di arteri tidak tergantung dari jenis kelamin, kolesterol, tekanan darah, kebiasaan merokok, indeks massa tubuh, serta apakah seseorang penyandang diabetes.
(Gloria Samantha. Sumber: HealthDay, Dailymail)